Tiba di Palu waktu sudah menunjukkan pukul 12 siang. Karena janji meeting dengan Wakil Gubernur Sulteng pukul 2 sore, kami makan siang di sebuah rumah makan kecil di kota Palu. Palu sangat berbeda dengan Makassar. Kotanya tidak ramai. Menu makan siang kali ini adalah Kaledo, iga sapi. Di Sulawesi, tampaknya makanan khasnya iga sapi ya? Rasanya enak sekali (apa karena lapar ya??? )Selanjutnya, setelah makan, kami segera ke kantor Wagub dan memutuskan untuk menunggu disana. Ternyata, Bapak Wagub sedang ada kunjungan melayat, sehingg waktu meeting pun bergeser menjadi pukul 4 sore. Ya kami pun duduk - duduk menghabiskan waktu di kantor Wagub, dengan melihat - lihat patung dengan baju adat daerah Sulawesi. Pukul 5.30 meeting selesai, dan kami beristirahat sejenak sebelum melanjutkan kembali perjalanan kami ke Makassar.
Memang kami tidak menginap di kota Palu, karena kami masih ada meeting lagi di kota Makassar. Dengan flight terakhir, pukul 7 malam, kami kembali ke Makassar. Tiba di Makassar waktu menunjukkan pukul 8 malam. Aku dan Beatrice masih menyempatkan diri untuk makan es pisang ijo Makassar. Hihihi, abisnya kapan lagi? Mumpung sudah di Makassar.
Malam itu, kami menginap di hotel. Hotel ini unik, berada di atas pantai Losari. Kami mendapat kamar berupa cottage yang berada diatas air. Tapi memang untuk menuju cottage, sangat gelap. Remang - remang tepatnya. Begitu masuk kamar, aku dan Beatrice langsung beristirahat, karena sangat lelah.
Keesokan paginya, barulah kami bisa melihat pemandangan di sekitar hotel. Sangat indah. Dari beranda kamar, bisa langsung melihat ke lautan (ya karena memang hotelnya diatas pantai). Restaurant hotel pun unik yaitu berbentuk kapal. Pagi itu kami habiskan di hotel sebelum ke kantor untuk meeting. Siang itu aku habiskan waktu dengan rapat di kantor. Malamnya kami berjalan - jalan di kota Makassar. Keesokan paginya, kami kembali ke Jakarta.



No comments:
Post a Comment